Exposebanten.com | TANGERANG – Suasana peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Tangerang tampak berbeda. Alih-alih dipenuhi aksi unjuk rasa di jalanan, ribuan buruh justru memadati Stadion Mini Kecamatan Cikupa untuk berkompetisi dalam Pekan Olahraga Buruh Kabupaten Tangerang yang resmi dibuka oleh Bupati Moch. Maesyal Rasyid, Minggu (3/5/2026).
Pembukaan ajang olahraga ini menjadi simbol pergeseran tradisi perayaan May Day di wilayah seribu industri tersebut.
Pemerintah Daerah bersama Forkopimda dan serikat buruh sepakat mengisi hari bersejarah bagi pekerja ini dengan kegiatan positif yang mempererat solidaritas.
“Tahun ini, teman-teman buruh menginginkan agar May Day diisi dengan kegiatan positif. Ini adalah hasil musyawarah bersama, bukan arahan sepihak. Mereka sepakat lebih baik berkegiatan yang bermanfaat daripada aksi turun ke jalan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum,” ujar Bupati Maesyal Rasyid dalam sambutannya.
Bupati menegaskan bahwa kehadiran lengkap unsur Forkopimda, mulai dari Kapolres, Dandim, hingga Kejari, merupakan bentuk dukungan penuh dan komitmen pemerintah dalam menjaga kondusivitas wilayah serta merangkul aspirasi buruh melalui cara-cara yang lebih dewasa.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana, menyebutkan sebanyak 36 federasi buruh berpartisipasi dalam ajang ini.
Terdapat empat cabang olahraga utama yang dipertandingkan, yakni sepak bola, bola voli, bulu tangkis, dan catur.
“Tujuan utamanya adalah menyediakan wadah positif sekaligus menjaga stabilitas keamanan. Kami ingin menciptakan suasana yang kondusif dan penuh kebersamaan antara buruh, pemerintah, dan masyarakat,” jelas Rudi.
Pekan Olahraga ini hanyalah bagian dari rangkaian panjang perayaan May Day 2026 di Kabupaten Tangerang. Sebelumnya, kegiatan telah diawali dengan tasyakuran pada malam 1 Mei.
Puncak acara direncanakan berlangsung pada 10 Mei 2026 mendatang. Tidak hanya olahraga, buruh juga akan menggelar aksi sosial seperti mancing bersama, donor darah, serta pemeriksaan kesehatan gratis yang bisa dinikmati oleh masyarakat umum.
“Ini bukti bahwa buruh di Kabupaten Tangerang sudah semakin dewasa. Kegiatan ini tidak hanya untuk internal buruh, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi warga sekitar. Kami sangat bangga,” tutup Bupati Maesyal. ***
