Siswa SMPN 1 Kronjo yang alami keracunan saat penangan di Puskesmas (Foto: ist)
Exposebanten.com | TANGERANG – Sebanyak 18 siswa SMPN 1 Kronjo, Kabupaten Tangerang, dilarikan ke puskesmas pada Kamis (30/4) setelah diduga mengalami keracunan makanan.
Insiden ini terjadi usai para siswa mengonsumsi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPT) Desa Cirumpak Kecamatan Kronjo.
Kepala Puskesmas Kronjo, Dr. Atuh Pendi, mengonfirmasi adanya penanganan medis terhadap belasan siswa tersebut.
Namun, pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab pasti gejala yang dialami siswa.
• Status Saat Ini: Tahap pemeriksaan awal.
• Tindakan Medis: Diagnosis awal telah dilakukan di Puskesmas.
• Langkah Lanjut: Sampel makanan telah dikirim ke laboratorium Dinas Kesehatan.
“Dugaan itu harus melalui pengecekan lebih lanjut oleh Dinas Kesehatan. Kami di Puskesmas hanya melakukan diagnosa awal,” ujar Dr. Atuh Pendi.
Merespons kejadian ini, Camat Kronjo, Muhammad Mumu Mukhlis, meminta pihak pengelola penyedia makanan untuk lebih memperketat pengawasan dalam proses pengolahan dan penyajian.
Ia menekankan poin utama bagi penyedia jasa, proses masak harus higienis, menu wajib sesuai dengan standar gizi nasional, serta menjamin keamanan konsumsi bagi seluruh siswa.
“Keselamatan siswa adalah prioritas utama. Makanan yang disajikan harus higienis dan memenuhi standar yang telah ditetapkan,” tegas Mumu.
Hingga saat ini, publik masih menunggu keterangan lebih detail dari pihak terkait.
Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, pihak sekolah, maupun pengelola SPPG Desa Cirumpak belum memberikan pernyataan resmi mengenai kronologi lengkap maupun hasil uji sampel makanan tersebut. ***
