Exposebanten.com | TANGERANG – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, memberikan teguran simpatik namun tegas kepada seluruh jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Tangerang.
Ia meminta para pimpinan dinas tidak lagi kaku dan lebih cepat tanggap (responsif) dalam menyerap aspirasi maupun keluhan masyarakat.
Sentilan ini disampaikan Intan dalam Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Bupati Tangerang Tahun 2025 di Gedung DPRD, Kamis (23/4/2026).
Pernyataan tersebut spontan mendapat gumaman setuju dari para peserta rapat yang hadir.
Curhatan Warga yang ‘Mampir’ ke Ponsel Wabup
Sisi humanis terungkap saat Intan menceritakan pengalamannya sehari-hari. Ia mengaku sering kali menjadi “muara terakhir” bagi warga yang merasa laporannya tidak digubris oleh dinas terkait.
Tak jarang, Intan harus turun tangan langsung menghubungi OPD agar keluhan warga segera dibereskan.
“Biasanya masyarakat itu kalau sudah ‘mentok’, larinya ke saya. Akhirnya saya sendiri yang merespons mereka, lalu saya yang minta tolong ke OPD untuk menindaklanjuti. Hal seperti ini yang harus kita ubah,” ujar Intan di podium.
Menurutnya, esensi pelayanan publik adalah kehadiran negara di saat masyarakat membutuhkan.
Ia menggarisbawahi bahwa kecepatan merespons aduan adalah bentuk penghormatan pemerintah terhadap hak-hak warga. Sektor-sektor vital seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur, hingga pengelolaan sampah menjadi titik berat yang harus segera dibenahi.
Di sisi lain, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud, tetap memberikan apresiasi atas capaian kinerja Pemerintah Daerah sepanjang tahun 2025.
Meski banyak catatan evaluasi, ia melihat ada itikad baik yang luar biasa dari pemerintah dalam merespons isu kesejahteraan pegawai.
Salah satu kabar gembira yang muncul dalam rapat tersebut adalah rencana pengangkatan P3K Paruh Waktu menjadi P3K Penuh secara bertahap.
“Hasil diskusi panjang, Pemerintah Daerah sudah merencanakan pengangkatan sekitar 2.000 orang per tahun, tentunya dengan melihat kemampuan anggaran kita,” tutur Amud.
Melalui rekomendasi ini, Pemkab Tangerang diharapkan tidak hanya sukses dalam pencapaian angka-angka statistik pembangunan, tetapi juga sukses dalam menyentuh sisi kemanusiaan melalui pelayanan yang lebih responsif dan peduli. (Abo)
