ExposeBanten.com | Tangerang – Niatnya sih mau mempercantik diri, tapi ujung-ujungnya malah bikin dahi publik berkerut. Proyek penataan wajah depan Kantor Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, kini tengah jadi buah bibir gara-gara asal-usul anggarannya yang dinilai “abu-abu” dan sulit dikonfirmasi.
Drama ini bermula saat Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied, sempat nge-spill ke awak media bahwa pembangunan kanopi tersebut adalah “reward” alias hadiah karena wilayahnya sukses menjadi juara Musrenbang terbaik se-Kabupaten Tangerang.
“Dana hadiah Musrenbang kita bangun untuk perbaikan kanopi depan kantor,” begitu klaimnya kala itu.
Namun, data di lapangan bicara lain. Berdasarkan penelusuran, proyek berjudul “Tampilan Gedung Tampak Depan Kantor Kecamatan Tigaraksa” ini ternyata nangkring di APBD tahun 2026 dengan nilai kontrak yang lumayan manis, yaitu Rp199 juta, dan digarap oleh CV Weekend Corporation.
Kejanggalan ini pun tercium oleh aktivis dari Gerakan Anak Negeri (GARI). Amir, perwakilan GARI, merasa ada yang tidak sinkron antara ucapan pejabat dengan data di Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (RUP).
“Di RUP itu ada judul kegiatannya. Yang bikin heran, belum juga di-upload secara resmi, kok pengerjaannya sudah curi start alias sudah ada kegiatannya,” sentil Amir saat memberikan keterangan kepada ExposeBanten.com, Sabtu (14/2/2026).
Sayangnya, transparansi yang diharapkan publik masih jauh panggang dari api. Amir mengaku pihaknya kesulitan menemui pejabat terkait di Kecamatan Tigaraksa.
“Bukannya memberikan jawaban lugas soal perbedaan status “dana hadiah” vs “APBD”, pihak kecamatan justru terkesan menghindar saat ingin dikonfirmasi,” tutur Amir.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak Kecamatan Tigaraksa masih bungkam seribu bahasa. Belum ada klarifikasi resmi yang bisa meluruskan apakah proyek Rp199 juta ini murni hadiah prestasi atau memang proyek reguler yang dipaksakan tayang sebelum waktunya. (Abo)
