ExposeBanten.com | Tangerang – Warga Kota Tangerang Banten, khususnya yang bermukim di sepanjang aliran Sungai Cisadane, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul kenaikan status debit air.
Peringatan ini dikeluarkan guna memastikan keselamatan masyarakat di tengah potensi risiko luapan sungai.
Aktivis Pesisir Utara Kabupaten Tangerang, Edwin Purnama, mengonfirmasi bahwa sistem peringatan dini di Bendung Pintu Air Sepuluh telah menunjukkan sinyal bahaya.
Kondisi ini menjadi indikator penting bagi warga untuk segera melakukan langkah antisipasi.
“Alarm di Pintu Air Sepuluh sudah berbunyi sebagai tanda bahaya. Kami mengimbau warga, terutama yang berada di sisi hilir Cisadane, untuk jauh lebih berhati-hati dan waspada,” ujar Edwin dalam keterangannya, Jumat (23/1/2026).
Kenaikan status ini memerlukan perhatian khusus bagi lingkungan perumahan yang memiliki elevasi rendah di sekitar sungai.
Warga diharapkan terus memantau informasi resmi dari otoritas terkait dan mengamankan barang-barang berharga sebagai bentuk mitigasi dini.
Untuk memantau perkembangan terkini mengenai tinggi muka air dan status kebencanaan, masyarakat dapat mengakses layanan informasi melalui Portal Resmi Pemerintah Kota Tangerang atau menghubungi layanan darurat Tangerang Siaga 112. (AboSopian)
