ExposeBanten.com | Tangerang – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, baru saja memberi “mantra” sakti buat para remaja di Kabupaten Tangerang: gizi seimbang itu mulainya dari piring sendiri, bukan dari menu delivery yang tinggi kalori tapi minim nutrisi.
Membuka seminar “Sehat Dimulai Dari Piringku” dalam rangka Hari Gizi Nasional Ke-66 di GSG Puspemkab Tangerang, Rabu (11/02/26), Wabup Intan mengajak para pelajar untuk berhenti sejenak dari tren makanan instan dan mulai melirik kekayaan pangan lokal.
“Pemanfaatan pangan lokal ini strategi utama. Kita punya daun kelor dan banyak bahan lain yang bergizi, murah, dan gampang dicari. Ini harus jadi perhatian kita bareng-bareng,” ujar Wabup Intan.
Dalam acara yang dihadiri lautan seragam sekolah tersebut, Intan menegaskan bahwa remaja bukan cuma jadi objek yang diceramahi. Ia ingin anak muda Tangerang jadi influencer gizi di lingkungannya masing-masing.
“Remaja itu pilar masa depan. Kalau mau jadi generasi unggul dan punya daya saing, investasinya ya dari apa yang dimakan sekarang. Harus sadar gizi dan jaga kesehatan mental juga,” tambahnya.
Peringatan Hari Gizi Nasional tahun ini disebutnya sebagai ‘alarm’ keras bagi masyarakat. Bukan sekadar seremoni, momentum ini diharapkan mampu memperbaiki pola konsumsi warga Kabupaten Tangerang demi mewujudkan Indonesia Sehat.
Tak lupa, Wabup Intan menitipkan pesan kepada para guru, tenaga kesehatan, dan relawan untuk terus memberikan contoh nyata di sekolah maupun rumah.
Bonusnya, Kalau semua warga hobi makan pangan lokal, ekonomi petani Kabupaten Tangerang pun ikut naik kelas alias makin cuan.
“Ayo, kita kampanyekan gizi seimbang lewat aksi nyata. Kalau badan sehat, ekonomi jalan, semua senang,” pungkasnya. (Abo)
