Banjir di Desa Cikande Kecamatan Jayanti
ExposeBanten.com | Tangerang – Sepertinya jas hujan dan perahu karet masih jadi seragam wajib sampai awal bulan depan, Sabtu (31/1/2026).
Berdasarkan rilis terbaru BMKG, cuaca ekstrem diprediksi masih akan betah mengguyur Tanah Air hingga 5 Februari 2026.
Untuk kita di Kabupaten Tangerang, waspada ya, karena hujan lebat ini sudah bikin “kolam dadakan” di banyak titik.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik, membawa kabar yang cukup bikin mengelus dada. Dari total 29 kecamatan, ternyata 27 kecamatan sudah mencicipi luapan air.
Enggak main-main, ada sekitar 133 ribu jiwa (33 ribu KK) yang harus bersabar menghadapi banjir ini.
“Air kiriman dari sungai ditambah curah hujan tinggi jadi duet maut penyebab banjir kali ini,” ujar Taufik kepada ExposeBanten.
Pantauan di lapangan menunjukkan tinggi air bervariasi, mulai dari semata kaki atau 40 cm sampai ada yang setinggi dada orang dewasa sekira 1 meter.
Tenang, kalian enggak sendirian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang sudah mengaktifkan mode siaga penuh.
Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dikerahkan untuk penanganan darurat dan pemulihan.
- Aksi cepat: Penanganan korban dan sumber banjir terus dikebut sejak kemarin.
- Solusi Jangka Panjang: Pemkab lagi intens berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk percepatan normalisasi sungai.
Tetap waspada dengan potensi bencana hidrometeorologi. Pastikan kabel listrik aman dan jangan lupa jaga kesehatan di tengah cuaca yang lagi hobi “galau” ini. (AboSopian)
