ExposeBanten.com | Tangerang – Menjalani ibadah puasa di tengah kekhawatiran mendampingi anggota keluarga yang sakit bukanlah hal yang mudah, Minggu (1/2/2026).
Memahami kondisi tersebut, Rumah Sakit (RS) Permata Hati Cikupa hadir membawa kesejukan melalui aksi pembagian takjil gratis setiap hari selama bulan suci Ramadan sebagai wujud nyata kepedulian sosial.
Aksi kemanusiaan ini terasa istimewa karena lahir dari inisiatif kolektif seluruh karyawan. Secara sukarela, para staf menyisihkan sebagian rezeki mereka untuk menghadirkan kehangatan bagi keluarga pasien yang sedang berjuang di lingkungan rumah sakit.
Direktur RS Permata Hati Cikupa, dr. Dedy Efendi, MARS, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis rumah sakit.
Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak boleh hanya terpaku pada aspek medis, tetapi juga harus menyentuh sisi psikologis dan emosional pengunjung.
“Kegiatan berbagi takjil ini menjadi sarana kami untuk membangun kedekatan emosional dengan keluarga pasien. Kami ingin menunjukkan bahwa rumah sakit hadir dengan empati dan kepedulian di tengah situasi mereka yang penuh harapan,” ujar dr. Dedy
Setiap sore, sekitar pukul 17.30 WIB, petugas mendatangi ruangan kamar pasien di rumah sakit yang berlokasi di Jalan Raya Serang KM 12,5 ini.
Dengan tertib dan nyaman, keluarga pasien dapat menerima paket takjil untuk membatalkan puasa tepat pada waktunya.
Siti Mahiroh, perwakilan Marketing RS Permata Hati Cikupa, menjelaskan bahwa setiap harinya disiapkan rata-rata 200 paket takjil.
Seluruh proses, mulai dari pengumpulan dana per bidang hingga pengolahan makanan di pantry, dikelola secara terstruktur.
“Ini murni sumbangan karyawan yang diatur per bagian. Kami ingin memastikan keluarga yang menjaga pasien tetap merasa diperhatikan,” jelas Siti pada Sabtu (28/02/2026).
Manfaat ini dirasakan langsung oleh Budi Cahyo, salah satu keluarga pasien. Baginya, menu yang disajikan, mulai dari kurma, air mineral, hingga kolak dan kudapan tradisional lebih dari sekadar pembatal puasa, namun merupakan bentuk layanan tambahan yang sangat meringankan beban.
“Menu takjilnya enak dan cukup mengenyangkan. Terima kasih RS Permata Hati atas perhatian dan layanan tambahannya yang sangat membantu kami,” ungkap Budi syukur.
Melalui langkah sederhana namun penuh makna ini, RS Permata Hati Cikupa mempertegas citranya sebagai institusi medis yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap pelayanannya. (Abo)
