Exposebanten.com | TANGERANG – Harapan keluarga Usman (50) untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan tenang sirna seketika.
Rumah tinggalnya di RT 13/04, Desa Kemiri, Kecamatan Kemiri, roboh rata dengan tanah pada Kamis sore (19/3/2026), saat masih dalam kondisi dihuni.

Kejadian memilukan yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB ini memicu kritik tajam terhadap kinerja pemerintah setempat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Desa maupun Kecamatan Kemiri dilaporkan belum menampakkan batang hidungnya di lokasi bencana.
Kekecewaan mendalam disampaikan oleh H. Roni, seorang penggiat kontrol sosial yang langsung terjun ke lokasi begitu mendengar kabar tersebut.
Ia menilai robohnya rumah Usman adalah bukti nyata lemahnya pengawasan pemerintah terhadap kondisi warga miskin di wilayahnya.
“Mana mau Lebaran, rumah roboh. Coba pihak Desa dan Kecamatan buktikan kalau peduli sama warganya. Kita perlu bukti, bukan cuma omon-omon,” cetus H. Roni dengan nada tinggi di hadapan puing-puing bangunan.
Kondisi ekonomi yang sulit menjadi alasan utama Usman tidak mampu memperbaiki rumahnya meski tanda-tanda kerusakan sudah lama terlihat.
“Kata Pak Usman, bukan tidak mau membangun, buat makan saja masih susah,” tambah H. Roni menirukan curhatan sang pemilik rumah.
Tragedi ini menjadi tamparan bagi birokrasi setempat. Publik kini mendesak Pemerintah Daerah untuk segera turun tangan memberikan bantuan darurat agar keluarga Usman tidak terlunta-lunta dan bisa mendapatkan tempat tinggal yang layak sebelum hari raya tiba. (Abo)
