ExposeBanten.com | Tangerang — Diiringi semarak musik tradisional Tanjidor, Pemerintah Kecamatan Kelapa Dua sukses menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Bertempat di Aula Kecamatan Kelapa Dua, Selasa (27/1/2026), forum strategis ini merumuskan arah kebijakan pembangunan yang bertumpu pada optimalisasi industri, perdagangan, dan ketahanan pangan berkelanjutan.
Prioritas Pembangunan dan Penguatan Ekonomi
Camat Kelapa Dua, Dadang Sudrajat, mengungkapkan bahwa Musrenbang tahun ini menghasilkan 50 usulan prioritas yang dihimpun dari lima kelurahan dan satu desa. Lima pilar utama, kata Dadang, yang menjadi fokus meliputi penguatan ekonomi, peningkatan kesehatan, pendidikan, infrastruktur, serta pemberdayaan masyarakat.
“Kami berkomitmen menekan angka kemiskinan ekstrem melalui langkah konkret, seperti pemberian stimulan gerobak usaha bagi Karang Taruna di setiap wilayah untuk mendorong kewirausahaan pemuda,” ujar Dadang.
Komitmen ini turut mendapat dukungan penuh dari anggota DPRD Kabupaten Tangerang yang hadir dalam acara tersebut.
Prestasi Sosial dan Vitalitas Ekonomi
Kecamatan Kelapa Dua terus menunjukkan performa positif sebagai salah satu mesin pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tangerang.
Sebagai wilayah yang masuk dalam tiga besar penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD), fokus utama dialokasikan pada pelayanan dasar dan infrastruktur seperti perbaikan jalan serta drainase.
Sektor sosial juga mencatat capaian impresif:
Penurunan Kemiskinan Ekstrem: Turun signifikan sebesar 19,8% pada periode 2023–2024.
Penanganan Stunting: Jumlah balita berisiko stunting berkurang dari 622 jiwa di tahun 2024 menjadi 420 jiwa di tahun 2025.
Inovasi Ketahanan Pangan dan Lingkungan
Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kelapa Dua, Dwi Candra Budiman, menambahkan inovasi sektor ketahanan pangan akan difokuskan pada pemanfaatan Situ Kelapa Dua sebagai pusat budidaya ikan air tawar.
Program ini dirancang terintegrasi dengan sektor kesehatan untuk pemenuhan nutrisi balita stunting sekaligus pengembangan potensi wisata lokal.
Terkait isu lingkungan, pemerintah setempat mendorong pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat melalui edukasi pemilahan dan penguatan peran Bank Sampah.
Dukungan Legislatif
Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Abdul Kodir, menegaskan dukungannya terhadap usulan tersebut.
Ia memastikan pihak legislatif akan mengawal aspirasi Musrenbang RKPD 2027 agar pembangunan di kawasan strategis ini benar-benar tepat sasaran dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Acara ini ditutup dengan semangat kolaborasi antara unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan untuk mewujudkan Kelapa Dua yang lebih inklusif dan berkelanjutan di masa depan. (AboSopian)
