Foto; Forkopimda Lebak bersama Komdigi Ri di Aula Multatuli Setda Lebak
ExposeBanten.com | Lebak – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia kembali menunjukkan komitmennya memperkuat kecakapan digital masyarakat melalui program Pelatihan Literasi Digital yang kali ini diselenggarakan berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Lebak.
Kegiatan berlangsung pada Kamis (4/12/2025) di Aula Multatuli Setda Lebak dengan antusiasme peserta yang memenuhi ruangan dengan jumlah ratusan peserta.
Pelatihan mengusung tema “Indonesia Terdigitalisasi: Literasi Digital ke Aksi Nyata”, menegaskan pentingnya ketahanan masyarakat dalam menghadapi arus teknologi dan transformasi digital yang semakin cepat. Generasi melek digital diharapkan menjadi fondasi bagi masyarakat yang adaptif, produktif, dan aman di ruang siber.
Kegiatan ini mendapatkan sambutan hangat dari jajaran Forkopimda Kabupaten Lebak yang turut hadir, di antaranya Bupati Lebak Moch Hasby Asyidiki Jayabaya, Ketua DPRD Lebak Juwita Wulandari, Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Banten Beni Ismail, Komisioner KPID Banten Efi Afifi, serta Ketua PKK Kabupaten Lebak Belia Hasbi Jayabaya serta peserta dari berbagai elemen Pemuda, Mahasiswa, Pelajar, Anggota PKK, Forum Silaturahmi Pondok Pesantren hingga Pegiat Literasi.
Dalam sambutannya, Bupati Lebak menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Komdigi RI atas perhatian dan program nyata di daerah.
Menurutnya, literasi digital bukan hanya tuntutan zaman, tetapi kebutuhan untuk menciptakan masyarakat yang cerdas bermedia, terlindungi dari ancaman digital, dan mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana peningkatan kualitas hidup.
Ketua DPRD Lebak Juwita Wulandari menambahkan bahwa peningkatan kapasitas digital harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama perempuan, keluarga, dan para kader desa, karena mereka berperan strategis dalam membentuk budaya digital di lingkungan sosial.
Selaras dengan itu, Ketua PKK Kabupaten Lebak Belia Hasbi Jayabaya menyampaikan bahwa kolaborasi Komdigi RI dengan PKK menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga di era digital.
Edukasi ini diyakini mampu menciptakan ruang digital yang positif, produktif, dan aman bagi anak-anak dan perempuan.
Pelatihan ini menghadirkan materi terpadu mencakup keamanan digital, etika bermedia sosial, pemanfaatan teknologi untuk ekonomi keluarga, hingga pencegahan penyebaran informasi palsu. Peserta juga mendapatkan sesi praktikum langsung untuk penguatan pemahaman.
Ketua Pelaksana kegiatan, Ratu Nisya Yulianti, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan literasi digital ini tidak hanya sebatas sosialisasi, namun diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan hingga tingkat desa agar masyarakat Lebak mampu beradaptasi dan berdaya dalam era digital.
“Kami ingin memastikan bahwa literasi digital benar-benar menjadi aksi nyata, bukan hanya pengetahuan, tetapi keterampilan dan kebiasaan wabilkhusus kami punya program JUPITER (Judol, Pinjol Teratasi) yang berpusat pada ruang digital,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya Pelatihan Literasi Digital ini, diharapkan muncul agen-agen perubahan digital dari Kabupaten Lebak yang mampu mengedukasi masyarakat luas, menciptakan ruang digital yang sehat, serta mendorong percepatan transformasi digital nasional dari daerah. (red)
