Kepala DBMSDA, Iwan Firmansyah (Foto: Ist)
ExposeBanten.com | Tangerang – Kabar gembira datang bagi warga Kabupaten Tangerang yang setiap hari harus berjibaku dengan lubang dan genangan air di jalan raya. Minggu (22/2/2026).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Bina Marga Sumber Daya Air (DBMSDA) memastikan sebanyak 219 titik jalan rusak di seluruh wilayah kabupaten akan diperbaiki secara menyeluruh pada tahun 2026 ini.
Langkah masif ini diambil untuk mengembalikan kenyamanan warga dalam bermobilitas, terutama setelah cuaca ekstrem dan intensitas hujan tinggi belakangan ini membuat banyak ruas jalan di wilayah penyangga ibu kota tersebut mengalami kerusakan serius.
Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menjelaskan bahwa proses perbaikan permanen akan digenjot segera setelah bulan suci Ramadhan 1447 H atau sekitar pertengahan tahun 2026.
“Untuk perbaikan permanen memang baru akan dilakukan pasca-Ramadhan nanti. Namun, masyarakat tidak perlu khawatir karena sejak Januari lalu tim kami sudah bergerak melakukan pemeliharaan rutin di titik-titik krusial,” ujar Iwan di Tangerang, Kamis (19/2/2026).
Beberapa jalur utama yang menjadi urat nadi perekonomian warga menjadi prioritas dalam rencana ini.
Di antaranya adalah Jalan Raya Pasar Kemis-Rajeg, Jalan Raya Pakuhaji-Sepatan, dan Jalan Raya Cikupa-Pasar Kemis.
Untuk Jalan Raya Pasar Kemis-Rajeg yang sering dikeluhkan warga, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp26,61 miliar guna memperbaiki jalan sepanjang 3,3 kilometer secara permanen.
Sementara itu, jalur Pakuhaji-Sepatan saat ini sudah memasuki proses lelang dengan alokasi anggaran mencapai Rp30 miliar.
Iwan mengakui bahwa rusaknya aspal di wilayah Kabupaten Tangerang, bahkan Jabodetabek secara umum, sangat dipengaruhi oleh genangan air saat musim hujan. Air yang meresap ke pori-pori aspal membuat struktur jalan cepat rapuh dan berlubang.
“Ketika curah hujan tinggi, permasalahan jalan pasca-banjir memang sangat krusial. Bukan hanya di kita, tapi hampir merata di wilayah Banten dan DKI Jakarta,” tambahnya.
Melalui komitmen yang tertuang dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ini, Pemkab Tangerang berharap di akhir tahun 2026, wajah infrastruktur jalan di Tangerang akan jauh lebih baik, aman, dan memanusiakan para pengguna jalan yang setiap hari berjuang di aspal demi mencari nafkah. (Abo)
