Ketum FBB, H.Moch Soleh
Exposebanten.com | JAKARTA – Ketua Umum Ormas Frent Banten Bersatu (FBB), H. Moch Soleh, MA, melontarkan kritik pedas terhadap kegaduhan politik yang tak kunjung usai, pada Senin (6/4/2026).
Ia menyerukan agar seluruh pihak menghentikan polarisasi dan drama “cari panggung” seperti isu fufu fafa hingga ijazah palsu, serta meminta fokus dialihkan sepenuhnya pada penyelamatan ekonomi rakyat yang kian terpuruk.
Moch Soleh menegaskan bahwa masyarakat di akar rumput saat ini sedang mengalami penderitaan nyata. Harga kebutuhan pokok yang melonjak tajam, sulitnya biaya sekolah, dan sempitnya lapangan kerja dianggap jauh lebih mendesak untuk diselesaikan ketimbang memelihara konflik sosial-politik yang tidak produktif.
“Berhentilah berceloteh, menghujat, dan saling menyudutkan. Rakyat kaum lemah sedang menjerit! Kita harus introspeksi diri dan bersatu memulihkan stabilitas ekonomi nasional,” ujar Soleh dengan nada bicara tegas dan lantang.
Menurutnya, dinamika politik saat ini seringkali mengabaikan kebutuhan dasar masyarakat. Ia menekankan bahwa fokus utama negara seharusnya adalah memerangi angka pengangguran, kemiskinan, dan ketidakberdayaan rakyat, bukan terjebak dalam sentimen golongan.
Soleh juga mengingatkan bahwa Indonesia adalah milik seluruh rakyat, bukan milik segelintir elite atau partai politik tertentu. Terkait kemenangan Prabowo-Gibran, ia menegaskan bahwa proses kontestasi telah usai dan kini pemimpin yang terpilih adalah milik seluruh bangsa.
“Negara ini milik bersama, bukan milik segelintir golongan atau partai. Sangat tidak bijak jika sekarang masih mengkotak-kotakkan diri. Kemenangan Prabowo-Gibran adalah hasil perjuangan bersama, sekarang saatnya mereka bekerja untuk seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya. (Abo)
