ExposeBanten.com | Tangerang – Sebanyak 187 rumah di Kampung Lontar, Desa Kalibaru, Kecamatan Pakuhaji, masih terendam banjir saat puluhan warga menggeruduk Gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Senin (19/1/2026).
Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang seharusnya membawa solusi justru menjadi panggung debat kusir antara Dinas Teknis dan pengembang PT Agung Intiland (Laksana Business Park) terkait carut-marut pembangunan tandon air.
Kabid Sumber Daya Air (SDA) pada DBMSDA Kabupaten Tangerang, Rizal, membongkar borok pengembang di hadapan peserta rapat.
Menggunakan bukti Google Maps, Rizal menegaskan bahwa PT Agung Intiland membangun tandon di lokasi yang salah dan tidak sesuai rekomendasi dinas.
“Kami pastikan lokasi tandon tidak sesuai rekomendasi. Harusnya di titik rendah, tapi malah dibangun di atas. Ya jelas airnya lari ke bawah (permukiman warga),” tegas Rizal menohok pihak pengembang.
Tudingan itu langsung dibantah keras oleh Direktur Teknik PT Agung Intiland, David Kurniawan. Ia mengklaim pihaknya sudah mengikuti aturan dan justru mempertanyakan akurasi data dinas.
“Sudah sesuai. Mungkin foto Google Map itu ada jangka waktunya. Kita sudah buat sesuai, bahkan lebih besar,” kilah David sembari meminta kajian ulang atas studi dari dinas terkait.
Sikap saling klaim ini memicu kegeraman karena di saat para pejabat dan pengusaha berdebat soal koordinat peta, warga RT 002 dan RT 003 RW 11 Desa Kalibaru sudah berhari-hari hidup dalam genangan air.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang, Saefudin, bersama Ketua Komisi IV, Ustur Ubadi, mengaku tidak bisa langsung mengambil keputusan. Mereka berencana turun ke lapangan untuk membuktikan pernyataan siapa yang benar: versi dinas atau versi pengembang.
“Kita harus tahu akar masalahnya. Apakah pengembang yang membandel tidak ikut rekomendasi, atau rekomendasinya sudah dijalankan tapi tetap banjir,” ujar Ustur Ubadi.
Hingga berita ini diturunkan, ratusan warga Kampung Lontar masih menunggu kepastian nyata kapan air di rumah mereka akan surut, sementara jadwal peninjauan lapangan oleh dewan pun belum ditentukan tanggal pastinya. (AboSopian)
