Exposebanten.com| TANGERANG – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang memastikan, 189 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Tangerang yang tersebar di berbagai negara Timur Tengah dalam keadaan aman, meski tensi konflik regional di kawasan tersebut tengah memanas.
Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Kabupaten Tangerang, Iis Kurniati, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada warga Kabupaten Tangerang yang bekerja di titik konflik utama, yakni Iran.
“Berdasarkan data kami, nihil PMI yang berangkat ke Iran. Konsentrasi penempatan pekerja migran asal Kabupaten Tangerang masih terfokus pada negara-negara teluk dan sekitarnya,” kata Iis, menanggapi kekhawatiran keselamatan warga akibat serangan Iran ke pangkalan militer di kawasan teluk.
Berdasarkan data Disnaker sepanjang tahun 2025, sebanyak 189 PMI asal Tangerang bekerja di wilayah Timur Tengah. Mereka mengisi sektor formal dan jasa, meliputi juru masak, petugas bongkar muat barang, hingga cleaning service.
Meski mengklaim situasi aman, Disnaker mengakui bahwa pemantauan intensif tetap dilakukan, terutama karena negara tujuan PMI seperti Arab Saudi, Turki, Yordania, Kuwait, dan Uni Emirat Arab (Dubai) secara geografis berdekatan dengan pusat konflik.
“Meskipun beberapa negara tetangga Iran tersebut juga terdampak dinamika regional, status keamanan PMI di sana masih dalam pemantauan intensif pemerintah,” ujar Iis.
Data ini menunjukkan bahwa meskipun tidak berada di pusat konflik Iran, pergerakan dan keamanan ratusan PMI tersebut patut menjadi perhatian serius Pemkab Tangerang di tengah dinamisnya eskalasi perang di Timur Tengah. (ADV)
