ExposeBanten.com | Tangerang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang sukses mengukir prestasi gemilang dengan meraih predikat Opini Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi dalam penilaian penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2025 dari Ombudsman Republik Indonesia.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung kepada Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, di Ruang Rapat Wareng, Gedung Bupati Tangerang, pada Jumat (6/3/2026).
Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Menurutnya, predikat ini adalah opini tertinggi yang diberikan Ombudsman RI kepada instansi pemerintah sebagai bentuk apresiasi atas komitmen pelayanan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, ini adalah penilaian yang sangat baik. Nilai tinggi ini menjadi motivasi dan pelecut semangat bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” ujar Bupati Maesyal.
Meski meraih nilai tinggi, Bupati menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir. Ia menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terutama yang bersentuhan langsung dengan warga, untuk tetap menjaga profesionalitas.
- OPD diminta memberikan pelayanan yang maksimal, cepat, dan transparan.
- Prestasi ini harus menjadi standar baru dalam tata kelola pemerintahan daerah.
- Komitmen bersama menjadi kunci utama dalam mempertahankan kualitas layanan.
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Banten, Fadli Afriadi, menjelaskan bahwa penilaian tahun ini jauh lebih komprehensif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Kini, Ombudsman tidak hanya melihat kepatuhan standar administratif, tetapi juga mengukur:
- Tata Kelola Pelayanan Publik (Bobot 70%): Menilai kualitas sistem dan prosedur.
- Kepercayaan Masyarakat (Bobot 30%): Melihat dampak langsung dan kepuasan warga.
- Tindakan Korektif: Kecepatan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti rekomendasi Ombudsman.
“Capaian ini membuktikan bahwa Pemkab Tangerang telah menindaklanjuti seluruh rekomendasi kami dengan baik. Kualitas tata kelola dan tingkat kepercayaan masyarakatnya sudah berada di level yang sangat positif,” tutup Fadli. (***)
