Aksi Demo LSM Biak didepan Kantor Kejari Kabupaten Tangerang 9/3/2026.
Exposebanten.com | TANGERANG – Komitmen Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang dalam memberantas korupsi di “Kota Seribu Industri” kini tengah dipertanyakan.
Sejumlah lembaga swadaya masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Lintas LSM Banten Raya mendesak pihak korps adhyaksa tersebut untuk segera menunjukkan “taringnya” terkait penanganan laporan dugaan korupsi yang hingga kini dinilai jalan di tempat.
Koalisi menyoroti kasus yang telah dilaporkan namun belum menunjukkan kejelasan progres, dugaan pengadaan mobil siaga Desa di 4 desa.
Budiman SH, anggota Koalisi sekaligus Wakil Ketua Umum LSM Benahi Indonesia Awasi Korupsi (Biak), menyayangkan sikap Kejari yang terkesan lamban.
Padahal, kata Budiman, kasus ini diduga melibatkan sejumlah pucuk pimpinan di tingkat desa hingga instansi terkait.
Kritik Pedas terhadap Kepala Kejari Baru
Budiman secara gamblang mempertanyakan janji manis yang sempat terlontar dari pimpinan Kejari Tangerang yang baru.
“Ada apa dengan Kejari Tangerang yang baru? Sampai saat ini kami belum mendapat tembusan terkait penanganan kasus tersebut. Padahal, beliau sebelumnya sudah menyatakan kasus ini akan menjadi atensi khusus melalui Kasi Pidsus,” ujar Budiman dengan nada kecewa, Kamis (26/3/2026).
Koalisi Lintas LSM juga mendesak Kejari untuk segera memanggil dan memeriksa, para Kepala Desa (Kades) yang terlibat dalam pusaran kasus tersebut.
Pihak koalisi memberikan peringatan keras kepada Kejari Kabupaten Tangerang. Jika dalam waktu dekat tetap tidak ada respon konkret atau penindakan tegas, mereka mengancam akan mengepung kantor Kejaksaan dengan massa yang lebih banyak.
“Jika Kejari masih slow respon, kami akan kembali turun ke jalan dengan aksi demonstrasi yang jauh lebih besar lagi,” tegas Budiman menutup pernyataannya. (Abo)
