ExposeBanten.com | Tangerang – Di tengah duka yang menyelimuti warga akibat luapan air, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Banten, Dr. H. Amrulah, M.Si, turun langsung meninjau lokasi bencana sekaligus menyerahkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Tangerang, Rabu (28/01/2026).
Langkah nyata ini bukan sekadar menjalankan tugas birokrasi, melainkan misi kemanusiaan untuk meringankan beban sesama.
“Bencana ini telah mengetuk pintu hati kita semua. Kehadiran kami hari ini membawa pesan empati dan solidaritas dari seluruh keluarga besar Kemenag,” ujar H. Amrulah saat menyerahkan bantuan secara simbolis.
H. Amrulah menyebutkan, bantuan ini merupakan hasil donasi yang dikumpulkan keluarga besar Kemenag Kabupaten Tangerang.
Didampingi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tangerang, H. Akhmad Jubaedi, S.Ag., M.Pd, bantuan yang disalurkan merupakan hasil donasi kolektif pegawai Kemenag Kabupaten Tangerang.
Pada hari pertama, bantuan diprioritaskan untuk Pondok Pesantren Subul El Salam Desa Cikande Kecamatan Jayanti dan Pondok Pesantren Subullusalam Kecamatan Kresek.
Menyadari luasnya dampak bencana, H. Amrulah menegaskan bahwa penyaluran bantuan akan berlanjut ke titik-titik krusial lainnya pada hari berikutnya, meliputi wilayah Kronjo, Kemeri, hingga Teluknaga.
“Ada lima kecamatan yang kondisinya tergolong parah. Insya Allah, Kemenag berkomitmen hadir untuk melindungi dan mendampingi warga hingga masa pemulihan,” tegasnya.
Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan mendasar seperti sembako, susu, peralatan bayi, hingga alat kebersihan pasca-banjir.
Namun bagi penerima manfaat, kehadiran pimpinan Kemenag Banten tersebut membawa makna yang lebih mendalam.
Edi Sumaedi, Kepala MA Subul El Salam, menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam. Menurutnya, bantuan ini bukan hanya soal pemenuhan fisik, tetapi juga suntikan moril bagi para santri dan pengajar.
“Kedatangan Pak Kanwil menjadi motivasi besar bagi kami untuk bangkit. Kami merasa tidak sendirian menghadapi musibah ini,” ungkap Edi penuh haru. (AboSopian)
