ExposeBanten.com | Tangerang – Siapa bilang jadi perwira polisi cuma soal baris-berbaris atau baca buku tebal. Buktinya, para Peserta Didik (Serdik) Sespimmen Polri Dikreg ke-66 baru saja menggelar hajatan serius tapi seru bertajuk Focus Group Discussion (FGD) di Aula Satlantas Polresta Tangerang, Kamis (12/2/2026).
Intinya satu: gimana caranya ilmu di kelas bisa langsung “sat-set” jadi solusi buat warga.
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada, yang buka acara ini, tegas banget pesannya. Dia bilang, transformasi taktis itu bukan cuma gaya-gayaan, tapi bagian dari Polri Presisi yang harus nyata di lapangan.
“Kepemimpinan itu bukan cuma paham teori, tapi gimana perwira bisa nerjemahin ilmu jadi solusi buat masalah masyarakat,” kata Kombes Indra Waspada.
Ia juga mewanti-wanti agar hasil diskusi ini enggak cuma berakhir jadi tumpukan kertas Naskah Karya Perorangan (Naskap), tapi beneran bisa dipraktekin pas melayani masyarakat.
Dua sosok Serdik yang sudah enggak asing lagi di Kabupaten Tangerang, Kompol Arief Nazzarudin Yusuf dan Kompol Maryadi, ikut unjuk gigi bawa isu-isu yang “ngena” banget di hati warga:
- Stop Ribut Tanah: Kompol Arief (eks Kasat Reskrim Polresta Tangerang) fokus gimana caranya biar sengketa tanah enggak perlu pakai otot. Ia pengen ada cara preventif dan kolaboratif biar masalah kelar tanpa eskalasi naik, tentunya tetep nyambung sama sistem hukum yang ada.
- Anti Tawuran: Sementara itu, Kompol Maryadi (eks Kapolsek Pasar Kemis) mikirin formula baru buat cegah tawuran. Targetnya jelas: biar lingkungan makin adem, kondusif, dan nggak ada lagi aksi meresahkan di jalanan.
Enggak sendirian, diskusi ini juga ngajak ngobrol bareng orang-orang hebat dari Kejaksaan, BPN, Bagian Hukum Pemkab Tangerang, akademisi, sampe temen-temen media dan elemen masyarakat.
Semuanya duduk bareng buat ngumpulin data biar Naskap yang disusun para Serdik ini isinya daging semua alias aplikatif buat publik.
Ujung-ujungnya, harapannya cuma satu: pelayanan polisi makin gampang, urusan warga lancar, dan keamanan makin mantap lewat kolaborasi lintas instansi. (Abo)
