ExposeBanten.com | Tangerang – Nasib pilu menimpa keluarga Ustadz Ahmad Jani, seorang tokoh agama di Kampung Belod, Desa Kandawati, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang.
Rumah yang menjadi tempat bernaung tujuh anggota keluarganya ambruk total setelah tertimpa pohon besar dan dikepung banjir pada Kamis (22/1/2026) dini hari.

Kini, sang pemuka agama bersama dua Kepala Keluarga (KK) lainnya terpaksa harus bertahan hidup di bawah tenda darurat setelah rumah mereka dinyatakan tidak layak huni dan membahayakan nyawa.
Kapolsek Kresek Polresta Tangerang, AKP Sitta Mardongan Sagala, SH, mengonfirmasi bahwa musibah ini terjadi di tengah cuaca ekstrem.
Meski tidak ada korban jiwa, kondisi bangunan yang hancur membuat petugas harus segera mengevakuasi seluruh penghuni ke tempat yang lebih aman.
“Selain ambruk tertimpa pohon, kondisi rumah juga kebanjiran. Kami telah mengevakuasi keluarga korban karena bangunan tersebut sangat membahayakan jika tetap ditempati,” tegas AKP Sitta Mardongan Sagala, Kamis (22/1).
Ketua RT setempat, Jarkasih, mengungkapkan kesedihannya atas musibah yang menimpa warganya tersebut.
Menurutnya, saat ini Ustadz Ahmad Jani sangat membutuhkan uluran tangan agar bisa kembali memiliki tempat tinggal yang layak.
“Saat ini semuanya, ada tujuh orang, terpaksa mengungsi ke tenda darurat. Kami sangat berharap ada bantuan agar rumah Bapak Ustadz Ahmad Jani bisa segera diperbaiki kembali,” ujar Jarkasih dengan nada penuh harap.
Pihak BPBD Kabupaten Tangerang bersama Pemerintah Desa Kandawati dilaporkan telah meninjau lokasi dan memberikan bantuan logistik awal.
Namun, pemulihan bangunan yang runtuh masih menjadi beban berat yang harus dipikul oleh sang tokoh agama di tengah suasana duka ini. (AboSopian)
