ExposeBanten.com | Tangerang – Kabar duka menyelimuti warga Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang. Dua orang anak ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam dan terseret arus sungai saat wilayah tersebut dilanda banjir, Rabu (21/1/2026).
Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di aliran sungai bagian belakang perumahan yang mengarah ke Sungai Cidurian.
Korban yang diperkirakan berusia 12 tahun tersebut awalnya sedang berenang bersama seorang rekan lainnya. Dari total tiga anak, satu orang dinyatakan selamat, sementara dua lainnya kehilangan nyawa.
Muhrim, warga setempat yang ikut melakukan pencarian, mengungkapkan bahwa jenazah kedua korban ditemukan di dasar sungai.
“Saya menemukan satu anak di dasar sungai dalam keadaan meninggal dunia, dan satu lagi ditemukan oleh Pak Jaya, juga sudah meninggal,” ujarnya.
Diketahui, salah satu korban merupakan warga Kampung Jayanti Dukuh, Desa Cikande, Kecamatan Jayanti Kabupaten Tangerang.
Berdasarkan keterangan saksi, para korban diduga tidak mahir berenang sehingga terhempas arus yang deras akibat luapan air sungai.
Camat Jayanti, H. Yandri Permana, S.STP, membenarkan kejadian memilukan tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak kecamatan bersama perangkat Desa Cikande telah berkoordinasi untuk menangani situasi di lokasi.
“Benar, diduga anak-anak tersebut terbawa arus sungai dan tidak bisa berenang. Kami atas nama Pemerintah Kecamatan Jayanti mengucapkan bela sungkawa yang mendalam kepada keluarga korban,” kata Yandri.
Menanggapi kejadian ini, Babinkamtibmas Desa Cikande Polsek Cisoka, Aiptu Endang Suryana, langsung turun ke lokasi untuk memberikan imbauan tegas kepada masyarakat.
Ia meminta para orang tua agar lebih ketat mengawasi anak-anak mereka dan melarang aktivitas berenang di area rawan banjir atau aliran sungai.
“Kami meminta peran aktif orang tua agar kejadian serupa tidak terulang kembali, terutama di wilayah yang saat ini sedang rawan banjir,” tutupnya. (AboSopian)
