ExposeBanten.com | Tangerang — Anggaran belanja makan dan minum (mamin) rapat di Pemerintah Kecamatan Pasarkemis untuk tahun anggaran 2026 mendadak jadi sorotan tajam.
Kecamatan Pasarkemis tercatat memplot anggaran belanja makan dan minum rapat (mamin) tahun 2026 mencapai Rp245 juta.
Nominal jumbo untuk sektor konsumsi rapat ini dinilai tidak logis dan sarat pemborosan.
Berdasarkan data yang dihimpun, anggaran tersebut ditujukan untuk volume pekerjaan sebanyak 4.000 orang.
Publik pun mempertanyakan urgensi dan frekuensi rapat seperti apa yang sampai menghabiskan dana nyaris seperempat miliar rupiah tersebut.
Camat Pasarkemis, Nurhanudin, S.IP, M.Si, saat dikonfirmasi, Selasa (3/1/2026), membenarkan anggaran tersebut.
Ia berdalih nilai Rp245 juta adalah akumulasi gabungan kegiatan selama satu tahun.
“Itu gabungan seluruh kegiatan dalam satu tahun, mamin (makan dan minum) rekeningnya sama,” ujar Nurhanudin kepada ExposeBanten.com.
Nurhanudin menjelaskan bahwa 4.000 orang tersebut meliputi tamu undangan, official, narasumber, dan atlet dalam berbagai acara seperti Musrenbang, MTQ, HUT RI, hingga Bina Wilayah.
Namun, jawaban ini justru memicu sorotan baru. Menilik logika kegiatan di tingkat kecamatan, jumlah tersebut dinilai berlebihan.
Apalagi, kapasitas gedung di Kecamatan Pasarkemis sendiri terbatas, tidak mungkin menampung 500 orang sekaligus dalam satu waktu rapat.
Hingga berita ini diturunkan, efisiensi penggunaan anggaran di tingkat kecamatan tersebut terus mendapat pengawasan dari masyarakat yang meragukan transparansi alokasi dana publik tersebut. (AboSopian)
