ExposeBanten.com | Lebak – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menggelar sosialisasi percepatan penataan kawasan perkotaan Rangkasbitung, khususnya bagi para Pedagang Kaki Lima (PKL) sepanjang ruas Jalan Kalijaga hingga Jalan Tirtayasa, kegiatan berlangsung di Pendopo Bupati Lebak, Senin (3/11/2025) sekitar Pukul 20.00 Wib.
Sosialisasi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Lebak, Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya, dan turut dihadiri Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, Kapolres Lebak, AKBP Herfio Zaki, serta sekitar 400 PKL yang terdampak penataan kawasan tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Hasbi menegaskan bahwa langkah ini bukan merupakan pemindahan atau relokasi, melainkan bagian dari upaya Pemkab untuk menata kawasan perkotaan agar lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat serta pedagang.
“Kami tidak memindahkan, tetapi menata. Ini untuk kebaikan bersama. Pemerintah hadir bukan untuk mempersulit, tetapi justru membantu pedagang,” ujar Bupati Hasbi.
Lebih lanjut, Bupati Hasbi juga menyampaikan kabar baik bagi para PKL yang akan menempati pasar semi permanen yang telah disiapkan oleh Pemkab Lebak. Seluruh pedagang akan dibebaskan dari biaya sewa, pajak, dan kebersihan selama satu tahun penuh.
“Langkah ini diambil agar para pedagang dapat beradaptasi tanpa terbebani secara ekonomi. Insyaallah, kami kaji agar tidak membebani para PKL. Pemerintah ingin mengangkat derajat bagi para pejuang ekonomi ini,” tambahnya.
Sementara itu, Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Lebak, Ajis Suhendi, menjelaskan bahwa Pemkab Lebak telah menyiapkan pasar semi permanen dengan fasilitas lengkap.
“Pasar semi permanen yang disiapkan menyediakan sekitar 823 lapak, lengkap dengan mushola, toilet, dan fasilitas umum lainnya,” terang Ajis Suhendi.
Dari total lapak yang tersedia, sebanyak 502 pedagang telah melakukan pengundian nomor meja. Hal ini menunjukkan antusiasme dan kesiapan para PKL untuk menempati lokasi baru yang lebih representatif.
Penataan ini diharapkan dapat menciptakan pusat perdagangan yang lebih tertib, meningkatkan kenyamanan warga kota, serta memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan para pedagang. (red)
