SAR Gabungan perluas area pencarian jurnalis hilang kontak
Exposebanten.com | LAMPUNG – Operasi pencarian lima jurnalis dan tiga kru speedboat yang hilang kontak di perairan Selat Sunda resmi diperpanjang selama tiga hari ke depan mulai Selasa (15/9/2026).
Memasuki hari kedelapan ini, tim SAR gabungan memutuskan untuk memperluas area pencarian secara signifikan hingga mencapai 872 mil laut akibat nihilnya hasil dalam sepekan terakhir.
Nakhoda KN SAR Basudewa Lampung, Capt. M. Fadli, menjelaskan bahwa keputusan perpanjangan dan perluasan area ini diambil setelah dilakukan evaluasi mendalam oleh Search Mission Coordinator (SMC) di Banten.
Wilayah operasi kini diperlebar dari kawasan Tanjung Belimbing hingga ke sekitar Pulau Sebesi, setelah sebelumnya tim fokus menyisir area Teluk Semangka dari hari ketiga hingga hari ketujuh.
“Luasan area ini mencapai 872 nautical mile, artinya sudah lebih lebar dan lebih luas lagi. Diharapkan dengan perluasan area pencarian ini, kita dapat memaksimalkan dan segera menemukan rekan-rekan kita yang dinyatakan lost contact,” ujar Fadli, Selasa (15/9).
Pada pencarian hari sebelumnya, tim SAR bergerak menyusuri wilayah pesisir Lampung Selatan.
Komandan Pos SAR Bakauheni Kantor SAR Lampung, Rezie Kuswara Nunyai, menyebutkan pergerakan tim kemarin meliputi penyisiran dari Pulau Mengkudu hingga Tanjung Tua, serta mengarah ke tengah hingga ke Pulau Sebesi.
Untuk memaksimalkan operasi, pergerakan personel kini dibagi ke dalam beberapa sektor.
Sebanyak 27 personel gabungan bersiaga di atas KN SAR Basudewa, terdiri dari 15 personel Basarnas Lampung serta 12 personel TNI-Polri dan relawan.
Selain itu, Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Bakauheni berawak delapan personel juga telah bertolak dari Dermaga TPI Muara Pilu Bakauheni sejak pukul 10.00 WIB menuju Sektor D untuk menyisir rute Bakauheni, Tanjung Tua, Pesisir Kalianda, hingga Perairan Lagundi.
Operasi skala besar ini turut melibatkan berbagai unsur potensi SAR lainnya, mulai dari TNI-Polri, TNI Angkatan Laut, hingga Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP).
Beruntung, kondisi cuaca di lokasi saat ini dilaporkan cukup mendukung dengan kondisi berawan, ketinggian gelombang berkisar 0,5 hingga 1 meter, serta kecepatan angin 10–15 knot.
Di samping mengerahkan tim resmi, Basarnas juga mengimbau masyarakat lokal, khususnya para nelayan yang sedang melaut di sekitar Teluk Semangka dan sekitarnya, untuk ikut waspada.
Nelayan diminta segera melapor kepada aparatur setempat, TNI-Polri, atau pihak Basarnas jika menemukan tanda-tanda atau petunjuk sekecil apa pun terkait keberadaan delapan korban yang hilang. (*)

