Arsip foto - Wakil presiden ke-6 RI Try Sutrisno
ExposeBanten.com | Jakarta – Bangsa Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno, mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, pada Senin pagi (2/3) sekitar pukul 07.00 WIB.
Kabar duka ini dikonfirmasi melalui pernyataan resmi keluarga besar dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), serta dibenarkan oleh jajaran pejabat Kementerian Sekretariat Negara dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Kepergian sosok negarawan ini meninggalkan duka mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia.
Penghormatan Terakhir
Berdasarkan protokol kepresidenan, jenazah almarhum akan dimandikan di RSPAD Gatot Soebroto sebelum disemayamkan di rumah duka di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat.
Pihak keluarga menyampaikan permohonan doa bagi almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
“Mohon dimaafkan segala kesalahan dan khilaf almarhum semasa hidup. Semoga amal ibadah Almarhum diterima di sisi Allah SWT. Kami mohon doa dari Bapak Ibu sekalian agar Almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” tulis pesan resmi dari pihak keluarga.
Sosok Prajurit dan Negarawan Sejati
Try Sutrisno dikenang bukan hanya sebagai pejabat negara, melainkan sebagai prajurit sejati dan figur teladan. Sepanjang hidupnya, ia dikenal sebagai sosok yang rendah hati dengan dedikasi tanpa pamrih terhadap ideologi Pancasila dan persatuan bangsa.
Perjalanan kariernya yang cemerlang di dunia militer hingga menduduki kursi Wakil Presiden periode 1993–1998 menjadi bukti pengabdian yang utuh bagi tanah air. Hingga usia senjanya, beliau masih aktif memberikan pemikiran-pemikiran jernih untuk kemajuan bangsa melalui perannya di BPIP.
Warisan Keteladanan
Kepergiannya menjadi momentum bagi bangsa untuk kembali mengenang nilai-nilai kesantunan dan ketegasan yang melekat pada sosoknya.
Dedikasi almarhum diharapkan menjadi amal kebaikan yang terus mengalir serta menjadi inspirasi bagi generasi penerus kepemimpinan Indonesia.
Selamat jalan, Sang Negarawan. Terima kasih atas pengabdian tulus untuk Indonesia. (Abo)
