ExposeBanten.com | Cilegon – Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Cilegon, Arief Syarifudin, baru saja kasih bocoran resmi kalau warga Muhammadiyah bakal mulai start puasa 1 Ramadan 1447 H pada Rabu, 18 Februari 2026.
Penetapan ini sudah sah lewat mekanisme organisasi dari pusat sampai ke ranting-ranting di Cilegon.
“Intinya mah kesiapan diri, Bos. Gimana kita tata lahir batin biar Ramadan kali ini nggak cuma numpang lewat, tapi bikin kita jadi pribadi yang lebih naik kelas,” ujar Arief, Selasa (17/2/2026).
Bukan cuma soal nahan lapar, Arief juga “colek” pemerintah soal urusan perut yang makin mencekik. Ia sadar banget kalau harga sembako tiap mau puasa suka “akrobat” alias naik nggak karuan.
Baginya, pemerintah kota maupun kabupaten nggak boleh absen dan harus jadi jembatan biar harga kebutuhan pokok tetap santai di kantong rakyat.
“Harga sembako naik itu PR besar. Pemerintah harus hadir jadi penyeimbang. Jangan sampai masyarakat mau ibadah malah pusing mikirin harga beras,” tegasnya.
Nah, soal kemungkinan ada yang mulai puasanya beda hari, Arief pesen banget supaya kita semua tetap cool.
Menurutnya, perbedaan itu rahmat, bukan alasan buat baku hantam atau saling sindir di sosmed. Kedewasaan warga Cilegon diuji di sini buat tetap jaga kebersamaan di tengah beragamnya cara nentuin hilal.
“Beda itu biasa, yang penting bareng-bareng cari pahala. Mari kita sambut Ramadan dengan hati yang lapang dan semangat kebersamaan. Semoga kita kuat sampai garis finish dan jadi orang yang makin takwa,” tutup Arief. (Abo)
