Keluarga Nenek Sarnamah saat kejadian
ExposeBanten.com | Tangerang – Warga Desa Benda, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang mendadak gempar dan senam jantung pada Selasa (3/2/2026) lalu.
Nenek Sarnamah (98), warga Desa Benda yang sempat dinyatakan meninggal dunia dan bahkan sudah dikelilingi pelayat, tiba-tiba bangun, jalan ke kamar mandi, dan terlihat segar bugar seolah habis tidur siang panjang.
Kejadian ajaib ini bermula ketika Hasanudin (42), cucu Nenek Sarnamah, mendapat kabar duka dari saudaranya.
“Saya lagi tugas kantor langsung pulang mendengar kabar tersebut,” tutur Hasanudin kepada ExposeBanten.com, Kamis (5/2/2026).
Sebelum ‘pergi’, Nenek Sarnamah sempat menunjukkan gelagat layaknya orang hendak berpulang, yaitu meminta seluruh anak cucunya berkumpul.
“Setelah nenek saya menanyakan satu persatu anak cucunya lalu terdiam dan tidak ada nafas sama sekali, seluruh keluarga menangis saat itu,” papar Hasan.
Suasana duka langsung menyelimuti rumah. Tetangga pun langsung melayat tancap gas menggelar pengajian. Kain penutup jenazah sudah disiapkan, bendera kuning khas orang meninggal sudah terpasang rapi di halaman rumah.
Namun, drama sesungguhnya terjadi menjelang beberapa jam. Saat suasana rumah duka penuh isak tangis dan ayat suci, tiba-tiba Nenek Sarnamah bangun dari tempat tidur dan berjalan santai ke kamar mandi.
Sontak, para pelayat diam seribu bahasa, suasana rumah duka yang panas jadi dingin mencekam, antara kaget, bingung, dan takut.
“Nah pas lagi pada ngaji, tiba-tiba nenek saya bangun. Jelas pada kaget kita semua keluarga, langsung bubar jalan,” kata Hasan sambil keheranan.
Saat ditanyakan kabar terakhir, Hasan memastikan neneknya yang berusia nyaris satu abad itu baik-baik saja.
“Ajaib kang, nenek saya jalan-jalan aja kayak biasa sehari-hari,” tutup Hasan, lega bercampur heran.
Kejadian ini pun menjadi perbincangan hangat warga Desa Benda, membuktikan bahwa Nenek Sarnamah mungkin masih rindu jajan di warung sebelah daripada lanjut ke alam baka. (Abo)
