ExposeBanten.com | Tangerang — Sebanyak 300 warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Tangerang kini tengah dipersiapkan untuk menembus pasar kerja global. Melalui program pembinaan kemandirian terbaru, mereka mengikuti pelatihan bahasa Inggris intensif agar memiliki daya saing tinggi saat kembali ke masyarakat nanti.
Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhammudin, menegaskan bahwa penguasaan bahasa asing merupakan modal krusial di era globalisasi.
Program ini bukan sekadar pengisi waktu, melainkan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dari balik jeruji besi.
“Penguasaan bahasa Inggris memiliki nilai penting di dunia kerja saat ini. Kami ingin warga binaan memiliki bekal tambahan untuk membuka peluang kerja maupun membangun usaha mandiri setelah mereka bebas nanti,” ujar Irhammudin.
Dalam pelatihan ini, para peserta diajarkan materi praktis yang fokus pada kebutuhan komunikasi dunia kerja, meliputi:
- Percakapan sehari-hari (daily conversation).
- Pengayaan kosakata umum (vocabulary).
- Latihan pengucapan (pronunciation).
Irhammudin menambahkan bahwa meski dilakukan secara masif bagi 300 orang, kegiatan ini tetap dilaksanakan secara bertahap dengan pengawasan ketat.
“Keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan tetap menjadi prioritas utama selama proses belajar mengajar berlangsung,” jelasnya.
Program ini mempertegas komitmen Rutan Kelas I Tangerang dalam mendukung proses reintegrasi sosial. Dengan membekali warga binaan keterampilan produktif dan edukatif, diharapkan mereka tidak lagi dipandang sebelah mata dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat di masa depan. (AboSopian)
