Galih Prakosa, S.STP., M.Si., Camat Sindang Jaya Kabupaten Tangerang (Dok/Abo)
ExposeBanten.com | Tangerang – Kecamatan Sindang Jaya resmi menetapkan arah pembangunan tahun 2027 dengan mengajukan 50 usulan prioritas senilai Rp29 miliar.
Salah satu poin yang paling mencuri perhatian adalah rencana transformasi Situ Pondok menjadi destinasi wisata unggulan yang diproyeksikan menjadi ikon baru Kabupaten Tangerang.
Rencana besar tersebut disepakati dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2027 yang digelar di GSG Kecamatan Sindang Jaya, pada Rabu (21/1/2026).
Forum ini menjadi puncak penyelarasan aspirasi dari tujuh desa, yakni Desa Sindang Jaya, Sindang Asih, Sindangpanon, Sindangsono, Sukaharja, Wanakerta, dan Badak Anom.
Camat Sindang Jaya, Galih Prakosa, mengungkapkan bahwa pengembangan Situ Pondok merupakan langkah strategis untuk mendongkrak ekonomi lokal.
“Dengan pengembangan Situ Pondok, kita tidak hanya menambah destinasi wisata, tapi menciptakan ikon bagi Kabupaten Tangerang yang nantinya akan memutar roda ekonomi masyarakat setempat,” ujar Galih dalam keterangannya usai kegiatan.
Selain sektor pariwisata, Musrenbang kali ini juga menekankan pada tiga kebutuhan mendesak lainnya:
- Pendidikan: Usulan pembangunan SMKN baru di wilayah Sindang Jaya untuk memperluas akses pendidikan menengah kejuruan.
- Infrastruktur Air: Normalisasi dan perbaikan tanggul saluran induk Cidurian guna mencegah masalah luapan air.
- Pembangunan Terpadu: 50 usulan prioritas yang telah dirangkum sesuai petunjuk teknis untuk dibawa ke tingkat kabupaten.
Musrenbang ini turut dihadiri oleh perwakilan DPRD Provinsi Banten, DPRD Kabupaten Tangerang, serta jajaran Perangkat Daerah. Kehadiran para pengambil kebijakan ini memastikan aspirasi warga langsung tersampaikan dan mendapat respon cepat.
“Alhamdulillah berjalan lancar. Kami sudah merekap 50 usulan prioritas dengan estimasi anggaran sekitar Rp29 miliar untuk dibawa ke tingkat Kabupaten,” tambah Galih.
Menariknya, Galih juga memberikan kabar baik bagi warga bahwa beberapa program hasil Musrenbang tahun 2025 sudah mulai direalisasikan pada tahun 2026 ini.
Ia berharap usulan-usulan baru yang dirancang untuk tahun 2027 dapat disambut baik oleh pemerintah daerah.
“Kami berharap program prioritas ini dapat dijalankan oleh Perangkat Daerah terkait sesuai fungsinya, sehingga permasalahan infrastruktur dan kebutuhan dasar di Sindang Jaya dapat segera tuntas,” pungkasnya. (AboSopian)
